Cara Memulai Usaha Binis Makanan dan Minuman di Rumah

Halo sobat pembaca semua, kali ini saya akan berbagi tentang tips Cara Memulai Usaha Binis Makanan dan Minuman di Rumah. Kebetulan di daerah saya juga banyak warga yang menggeluti bisnis jenis ini di rumahnya. Antara lain ada yang menjual aneka kue, keripik, makanan siap saji seperti seblak, kupat tahu, bakso dan mie ayam, aneka jenis minuman seperti jus buah, kopi, teh manis, minuman instan dsb. Berbagai usaha tersebut sudah mereka lakukan sejak lama dan keuntungan yang didapat bisa untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari.

Baca juga: 10 Peluang Usaha di Kampung dengan Modal Kecil dan Sangat Menguntungkan

Tentu saja semua itu perlu dipersiapkan secara matang sebelum kita menjalankannya bukan? Nah, di artikel ini saya akan membahas tentang segala hal vital yang wajib kita persiapkan sebelum Memulai Usaha Binis Makanan dan Minuman di Rumah. Oke, setidaknya ada 5 hal yang harus kita siapkan, yaitu:


1. Perencanaan

Segala sesuatu tentu butuh perencanaan yang matang agar memperoleh hasil yang diharapkan. Perencanaan bisa berupa keuangan (modal), jenis makanan atau minuman yang akan dibuat, cara membuatnya, cara menjualnya, serta pikirkan juga resiko yang akan dihadapi.

Contoh, jika kita merencanakan akan memulai usaha bisnis kue basah, kita mesti perkirakan berapa modal yang diperlukan, resep dan cara membuat kue tersebut, serta kemanakah kita akan menjual kue tersebut. Selain itu, pikirkan juga segala resiko yang bakalan muncul. Misalnya, karena kue basah tidak akan tahan lama, maka seharusnya kue tersebut bisa laris terjual dalam waktu maksimal 1 minggu sejak dibuat.

Contoh lain misalnya kita merencanakan memulai usaha bisnis cemilan atau makanan kering, maka kita harus bisa memperkiraan berapa lama makanan tersebut akan bertahan disimpan sebelum habis terjual. Ya, segala sesuatu tentu ada kelebihan dan kekurangannya, jadi sebaiknya dipikirkan dulu matang-matang.


2. Modal

Segala usaha tentu sedikit banyak memerlukan modal bukan? Apakah kita sudah punya modal yang cukup? Darimanakah kita bisa memperoleh pinjaman modal? Sebaiknya perihal modal ini dipikirkan sejak awal. Saran saya sih, kalau kita tidak punya modal cukup, jangan terlalu bernafsu untuk pinjam uang banyak dulu. Pinjamlah secukupnya dan mulailah bisnis kecil-kecilan dulu sembari belajar. Banyak lho kejadian bisnis bangkrut di tengah jalan sementara dia masih memiliki hutang yang banyak di bank. Jadi untuk modal usaha ini sebaiknya disediakan seperlunya saja.


3. Resep dan Cara Pembuatan

Ini poin yang paling penting, karena akan menentukan kelangsungan bisnis kita di masa mendatang. Resep dan cara pembuatan makanan atau minuman yang akan kita jual harus dipikirkan sejak awal. Jenis makanan atau minuman apa yang akan kita buat? Apa saja bahan-bahan yang diperlukan untuk membuatnya? Dan Apakah bahan bakunya bisa dengan mudah kita dapatkan? Semuanya itu perlu dikonsep terlebih dahulu untuk menunjang kelancaran usaha kita ke depannya. Misalnya kita akan membuat usaha penjualan keripik talas. Kita survey dulu sebelumnya, apakah bahan baku talas tersebut bisa dengan mudah kita peroleh? Kita bisa dapatkan umbi talas dari petani setempat, pasar, atau menanamnya di kebun sendiri.

Jika bahan baku sudah tersedia, mulailah mencoba untuk mengolahnya. Jika tidak punya resep sendiri, kita bisa mencari informasi mengenai hal itu, misalnya dengan bertanya kepada orang ahli, membaca artikel masakan di web, atau menonton YouTube.

Selanjutnya kita tinggal memilih beberapa resep yang tepat dan bisa dengan mudah dipraktekan. Untuk saat pertama kali sebaiknya dilakukan coba-coba dulu dari berbagai resep yang yang ada, supaya nanti kita bisa memilih resep mana yang terbaik. Metode ini memang memakan biaya di awal, namun akan membuat usaha kita lebih laris ke depannya, karena sudah memiliki resep yang pas dan sesuai. Jadi jangan asal bikin saja.

Baca juga: Tips Membuka Usaha Warung di Kampung Agar Laris dan Tidak Kalah dengan Pesaing


4. Pemasaran

Poin terakhir adalah penjualan atau pemasaran produk. Ini memegang peranan utama dalam bisnis kita, dan merupakan tahap awal untuk memperoleh keuntungan. Yaitu, bagaimana cara menjual produk kita tersebut? Apakah kita akan menjual produk kita ini secara langsung, secara online, atau keduanya?

Anggaplah sekarang kita sudah memiliki produk makanan atau minuman yang cocok dan siap jual. Untuk menjual produk tersebut kita tidak harus memiliki warung atau toko dulu. Kita bisa menjualnya dari rumah langsung, misalnya dengan cara menawarkan produk kita ke tetangga, teman, atau keluarga. Kita lihat dulu tanggapan mereka tentang produk kita tersebut.


5. Testimoni Pembeli

Untuk melihat apakah produk kita disukai oleh orang lain itu sebenarnya cukup mudah, saya akan berikan triknya. Misalnya kita menjual produk kita ke tetangga di sekitar rumah. Nah, cobalah catat dulu siapa saja yang pernah membeli produk kita. Misalnya kita ambil sampel 10 orang tetangga. Kita lihat beberapa hari kemudian. Apakah dari sepuluh orang tadi ada yang menanyakan produk kita lagi? Apakah dari sepuluh orang tadi ada yang datang untuk membeli produk kita lagi? Jika ada, berapa persenkah orang yang membeli ulang produk kita tersebut? Catatlah dan lakukan studi banding. Namun jika sedikit atau tidak ada satu pun, berarti ada yang salah dengan resep makanan kita, atau mungkin juga harga terlalu mahal dan lain-lain. Maka jangan segan-segan untuk meminta tanggapan dan testimoni mereka tentang produk kita tersebut.

Jadi riset ini sebaiknya dilakukan sejak awal sebelum kita memasarkan produk kita dalam jumlah banyak ke berbagai tempat lain.

Oke sampai di sini sobat paham kan maksudnya? Jadi intinya, dalam berbisnis makanan atau minuman ini sebaiknya kita jangan terlalu banyak memproduksi di awal. Kita lihat dulu respon konsumen. Jika baik responnya, maka lanjutkan. Dan jika kurang baik, maka sebisanya dilakukan perbaikan, entah itu dalam hal resep, cara pembuatan serta penetapan harga.

Baca juga: Peluang Usaha Bisnis Warung Kopi, Modal Kecil Untung Berlipat

Sekian dulu sharing saya tentang Cara Memulai Usaha Binis Makanan dan Minuman di Rumah. Semoga sobat bisa memperoleh gambaran yang bermanfaat untuk bisnis makanan atau minuman yang akan dijalankan ke depannya. Akhir kata, lebih kurangnya saya minta maaf. Terima kasih telah berkunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *