10 Peluang Usaha di Kampung dengan Modal Kecil dan Sangat Menguntungkan

Halo sobat pembaca semua. Apa kabar? Semoga tetap sehat, banyak rezeki dan dimudahkan dalam segala hal, amin. Oke, pada postingan kali ini saya akan berbagi nih tentang peluang usaha atau bisnis yang bisa kita lakukan di kampung atau di desa. Kebetulan saya ini juga orang kampung, dan di kampung saya ini kebanyakan masyarakatnya melakukan wirausaha lho, disamping kesibukan mereka lainnya, yaitu bertani.

Di kampung saya ini sedikit sekali dari mereka yang bekerja di kantoran ataupun menjadi PNS. Mereka mayoritas membuka usaha sendiri, apalagi pada saat pandemi seperti ini, dimana keterbatasan aktivitas membuat mereka lebih banyak diam di rumah.

Ada banyak macam usaha bisnis yang dijalankan oleh penduduk di kampung saya, dari mulai usaha dagang hingga membuka usaha jasa, dan saya akan merangkumnya ke dalam tema 10 Peluang Usaha di Kampung dengan Modal Kecil dan Sangat Menguntungkan. Saya berani ngomong sangat menguntungkan di sini karena saya melihat dari mereka banyak yang sukses menggeluti usaha atau bisnisnya tersebut. Mereka pun bisa membiayai kebutuhan sehari-harinya tanpa harus bekerja di perusahaan atau bekerja jauh dari rumahnya. Bahkan banyak dari mereka yang sudah kaya raya dari hasil usahanya tersebut. Tentunya sobat semua tertarik bukan? Kok bisa dengan modal kecil kaya raya? Tentu bisa! Mari kita bahas satu-persatu tentang 10 jenis usaha di kampung dengan modal kecil dan sangat menguntungkan ini.


1. Berdagang keliling

Ini yang menurut saya bisnis dengan modal paling kecil yang bisa kita lakukan di kampung dan bahkan tanpa modal sekalipun, yaitu menjadi pedagang kelililng. Mengapa tanpa modal? Ya, karena produk yang kita jual adalah produk orang lain, jadi kita disini bertugas untuk memasarkan produk saja yang nantinya bisa berbagi hasil dengan produsen atau pembuat produk tersebut. Saya ambil contoh misalnya menjadi penjual kue keliling, menjual sayuran keliling, menjual perabot rumah tangga, pakaian dll. Jadi kita tidak perlu repot-repot membuat produk atau barang dagangannya, yang kita pikirkan adalah bagaimana cara menjual produk tersebut supaya laris. Jika sobat menekuni usaha ini, tidak menutup kemungkinan nanti bisa membuka warung sendiri dengan modal dari keuntungan yang didapat tadi.

Baca juga: Cara Memulai Usaha Binis Makanan dan Minuman di Rumah


2. Membuka warung

Jika kita punya sedikit modal, kita bisa mulai berbisnis di kampung dengan cara membuka warung. Tergantung modal yang kita miliki, kita bisa menjual barang-barang kebutuhan sehari-hari, menjual minuman, kopi, makanan siap saji seperti bakso, mie ayam, seblak dll.

Baca juga: Tips Membuka Usaha Warung di Kampung agar Laris dan Tidak Kalah dengan Pesaing


3. Beternak

Nah, ini yang paling banyak dilakukan oleh penduduk di kampung saya, yaitu menjadi peternak. Bahkan ada dari mereka yang kini sudah sukses menggelutinya. Banyak diantara mereka yang menekuni bisnis budidaya ayam, kambing, bebek, kelinci & marmut dan bahkan jangkrik. Banyak juga dari mereka yang memelihara ikan, misalnya gurame, lele, mujair, nilem dsb.

Baca juga: 8 Trik Bisnis Budidaya Gurame Untuk Pemula Supaya Tidak Rugi

Sebenarnya tergantung ketersediaan modal, sarana dan hobi kita saja. Misalnya kita memiliki modal kecil, tentunya kita jangan dulu memelihara kambing, karena untuk pembelian kambing cukup mahal. Untuk latihan memelihara kambing, kita bisa mulai dengan memelihara kelinci atau marmut dulu. Atau mungkin kita memiliki banyak kolam, nah mulailah usaha memelihara ikan. Di internet banyak sekali ilmu yang bisa kita dapatkan tentang tata cara budidaya dan perikanan. Saran saya, galilah ilmu sedalam-dalamnya dahulu dan tetap fokus pada tujuan awal. Di artikel ini saya hanya akan membahas secara umum saja. Untuk detailnya, nanti sobat bisa membacanya di artikel saya yang lain di blog ini.

Baca juga: Peluang Usaha Budidaya Ayam Walik, Si Keriting Cantik Yang Kian Menggiurkan


4. Menjual pupuk dan pestisida

Ada beberapa orang di kampung saya yang menggeluti usaha ini dan mereka sukses. Mengapa bisa sukses? Karena mereka cukup jeli. Mereka melihat mata pencaharian penduduk di kampung kebanyakan adalah petani, maka mereka menjadikan ini sebagai peluang usaha yang menguntungkan. Jadi untuk membeli pupuk dan obat-obatan pertanian, orang tak perlu jauh-jauh pergi ke kota karena mereka bisa dengan mudah mendapatkannya. Untuk memulai usaha ini, kita harus jeli saja. Pupuk dan pestisida jenis apa saja yang kebanyakan dibutuhkan para petani di daerah kita. Kita bisa bertanya kepada mereka (para petani) untuk memulai menekuni bisnis ini. Kita juga bisa menjual alat-alat pertanian yang sering digunakan oleh petani di desa.

Baca juga: Peluang Usaha Menjual Pupuk dan Pestisida Pertanian di Kampung Yang Menguntungkan


5. Menjual hasil pertanian

Jika sobat memiliki lahan misalnya kebun atau sawah, kita bisa memanfaatkannya sebagai peluang usaha. Contoh, jika kita memiliki kebun, kita bisa bisa menanam tanaman semusim, misalnya sayur mayur, buah-buahan (pisang, pepaya, dll) yang bisa cepat panen. Kenapa? Supaya kita cepat juga menikmati hasilnya dan tidak perlu waktu yang lama untuk mengurusnya. Saran saya, tanamlah pohon sejenis, misalnya pisang. Nah, jika kita punya 20 buah pohon pisang saja dan berhasil panen, tentu kita bisa menjual buahnya ke tengkulak ataupun ke pasar. Harga 1 kilogram pisang di pasar kemarin saya beli cukup mahal lho. Bayangkan kalau kita bisa panen sampai kintalan dan menjualnya, bisa untung banyak bukan?


6. Menjual bibit tanaman

Bisnis ini juga bisa kita lakukan di kampung dan nyaris tanpa modal, yaitu menjual bibit tanaman. Bibit yang kita jual bisa beragam, misalnya biji / benih sayuran, bibit tanaman buah, bibit tanaman hias, dll.

Baca juga: Potensi Bisnis Tanaman Talas Hias Liar Kini Makin Meroket

Saya punya seorang teman yang menekuni usaha ini dan sukses. Awalnya dia iseng-iseng mencari tutorial cara okulasi dan sambung pucuk tanaman, sampai akhirnya dia pandai melakukannya sendiri. Dia kerap pergi ke hutan untuk mencari tanaman liar, seperti misalnya jambu air, alpukat, jeruk dll yang tumbuh liar dari biji yang biasa dijatuhkan kelelawar. Kemudian bibit tadi dia bawa ke rumah dan menanamnya di polybag. Setelah sehat dan cukup umur, dia mulai melakukan sambung pucuk atau okulasi pada tanaman tersebut. Selang beberapa bulan tanaman tadi sudah berbuah, lalu dia posting di grup Facebooknya. Alhasil, ada saja orang yang tertarik untuk membelinya. Untuk sebuah bibit alpukat saja misalnya, dia bisa mengantongi uang Rp 1 jutaan (tergantung jenis dan besar kecilnya bibit). Bagaimana menguntungkan bukan? Itu hanya gambaran umum saja. Apapun bisnis yang kita tekuni, jika fokus dan sabar pasti menghasilkan.

Baca juga: Peluang Usaha Penjualan Bibit Tanaman Yang Makin Menguntungkan


7. Membuka jasa menjahit dan butik

Ini tentunya harus dibarengi oleh keahlian dan ketersediaan alat. Namun peluang usaha ini cukup menjanjikan di kampung. Mengapa? Karena biasanya jarang orang bisa menjahit serta memiliki alat / mesin jahit. Nah, kita bisa memulainya dengan membuka usaha menjahit di rumah. Tanpa promosi pun biasanya orang sudah pada tahu. Lama-kelaman usaha ini bisa berkembang, lalu kita bisa membuat tempat baru yang terpisah dari rumah, sembari menjual pakaian hasil produksi kita sendiri dengan membuka butik misalnya.


8. Membuka jasa cukur rambut

Sudah barang tentu rambut ini kian hari kian tumbuh memanjang. Terutama bagi laki-laki, biasanya sering sekali bercukur. Nah, ini bisa dijadikan ladang bisnis jika kita memiliki keahlian mencukur rambut. Saya ambil contoh di kampung saya ada yang namanya Mas Yoyo. Dia punya keahlian mencukur rambut yang bagus. Setiap hari ada saja orang yang datang ke rumahnya untuk mencukur rambut. Tidak hanya orang di kampung saja, bahkan dari luar kampung pun pada datang ke sana. Alhasil, sekarang dia sudah memiliki tempat cukur sendiri dengan peralatan yang cukup modern dan usahanya pun lebih berkembang.


9. Menjual bahan bangunan

Di kampung saya ada orang yang namanya Pak Hendi. Dia boleh dibilang cukup jeli juga melihat peluang. Awalnya sih dia hanya menjadi perantara dengan menjual produk bahan bangunan dari toko lain. Lama kelamaan usahanya berkembang dan sekarang sudah memiliki toko sendiri di depan rumahnya. Bahan-bahan bangunan yang dijual adalah yang biasa diperlukan orang sehari-hari, misalnya pipa, kran, lem, cat, alat-alat listrik, peralatan tukang bangunan, besi, semen, keramik, dll. Dagangan toko Pak Hendi cukup laris, karena harganya tidak selisih jauh dengan toko yang ada di kota, serta sedikit sekali saingan di kampung saya ini.


10. Bisnis online

Dengan hanya modal HP dan koneksi internet, kita bisa menekuni bisnis ini kapanpun dan dimanapun. Apakah kita perlu membuat produk untuk dijual? Bisa ya ataupun tidak. Kalo kita tidak punya produk untuk dipasarkan, kita bisa menjual produk orang lain dulu, atau istilahnya reseller. Jadi kita membeli produk orang lain, kemudian menjualnya sendiri di toko online kita dengan harga yang sedikit lebih tinggi. Untuk itu kita perlu lebih pandai mencari supplier produk agar bisa mendapatkan harga yang lebih murah.

Bagaimana jika kita tidak memiliki modal untuk membeli produknya, apakah masih bisa berbisnis online? Tentu bisa! Sekarang kan lagi trend yang namanya dropshipper. Jadi kita memajang produk orang lain di toko kita dengan harga yang lebih mahal sedikit, kemudian jika ada orang yang membeli, kita kirimkan produk tersebut dari toko empunya dan mintalah dikirim sebagai dropshipper.

Oke sampai di sini dulu ya artikel tentang 10 Peluang Usaha di Kampung dengan Modal Kecil dan Sangat Menguntungkan. Mudah-mudahan sobat bisa memperoleh gambaran tentang jenis usaha apa yang akan sobat tekuni atau jalankan. Sebenarnya masih banyak yang ingin saya bagikan di sini. Namun nanti akan saya bahas secara terpisah di artikel lain, supaya lebih detail.

Jangan lupa share link artikel ini kepada teman-teman yang lain, barangkali mereka ada yang membutuhkan informasi ini. Semoga bermanfaat. Terima kasih telah berkunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *