Skema 3.7 Volt 18650 & Li-ion Battery Auto Cut-Off Charger dengan LM317

Baterai li-ion tipe 18650 3.7 volt adalah jenis baterai yang sangat populer digunakan pada masa sekarang ini. Selain bisa diisi ulang atau dicas, harga baterai tipe 18650 ini juga sangat terjangkau. Tergantung merek dan kapasitas, baterai jenis ini banyak dijual di pasaran dengan harga yang bervariasi dari yang murah sampai yang mahal.

Baterai tipe 18650 3.7 volt saat ini banyak digunakan sebagai catu daya pada perangkat elektronik yang bisa diisi ulang. Misalnya saja untuk radio portable, senter, mainan anak, peralatan rumah tangga, powerbank hingga baterai laptop. Karena penggunaannya yang universal, maka baterai tipe 18650 mudah didapatkan di pasaran.

Baterai 18650 3.7 volt
Baterai 18650 3.7 Volt

Baterai tipe 18650 bisa diisi ulang dengan charger khusus untuk baterai ini dengan tegangan sekitar 4.2 volt. Oleh karena itu, biasanya baterai ini akan terisi penuh sampai tegangannya mencapai 4.2 volt. Banyak sekali charger baterai tipe 18650 dijual di pasaran dengan daya dan harga yang bervariasi. Namun pada kesempatan ini saya akan memberikan sebuah skema rangkaian pengisi ulang atau charger baterai 18650 yang berkualitas dan memiliki kemampuan auto cut-off, yaitu charger ini akan memutus arus listrik secara otomatis saat baterai sudah terisi penuh, sehingga baterai tidak cepat rusak serta panjang umur.

Berikut adalah skema rangkaian charger auto cut-off untuk baterai tipe 18650:

Skema 3.7 Volt Lion Battery Auto Cut-Off Charger dengan LM317
3.7 Volt Li-ion Battery Auto Cut-Off Charger dengan LM317

Pada skema di atas dapat dilihat komponen aktif utamanya adalah sebuah IC regulator yang sangat populer yaitu tipe LM317 sebagai pengatur tegangan, serta dibantu dengan beberapa komponen aktif tambahan yaitu beberapa buah dioda, dioda zener, SCR dan lampu LED. Rangkaian ini juga dilengkapi sebuah relay 12 volt untuk menyambung atau memutus arus listrik secara otomatis (auto cut-off).

Kelebihan lain dari rangkaian ini, kita bisa mengisi beberapa buah baterai sekaligus yang dipasang secara pararel pada waktu bersamaan. Supaya pengisian daya lebih cepat, gantilah trafo 500 mA dengan arus yang lebih besar, misalnya 1 ampere atau 2 ampere. Jangan lupa juga untuk memasang pendingin (heatsink) pada IC LM317 serta SCR 2P4M karena akan menghasilkan panas pada saat rangkaian bekerja.

Selain untuk ngecas baterai tipe 18650, charger ini juga bisa lho untuk mengisi ulang baterai li-ion lainnya asalkan tegangan baterainya 3.7 volt. Misalnya saja untuk baterai jenis kotak atau baterai aki, baterai bekas HP dll.

Cara Setting Charger

Setelah kita merangkai rangkaian charger ini, maka selanjutnya kita harus mengatur atau melakukan settingan pada charger supaya dapat bekerja dengan baik dan dapat mati sendiri alias auto cutt-off. Berikut adalah cara menggunakan auto cut-off charger baterai 18650 untuk pertama kalinya:

  1. Hidupkan rangkaian kemudian aturlah potensiometer atau trimpot VR B5K pada kaki 2 IC LM317 sehingga tegangan yang keluar dari kaki 1-nya setelah melewati dioda 1N4007 menjadi sebesar 4.2 volt. Pada kondisi ini pastikan lampu LED warna merah (CHARGING LED) menyala.
  2. Pasangkan baterai 18650 pada rangkaian secara benar, hati-hati jangan sampai kutubnya terbalik. Baterai yang dipasang atau dicas haruslah baterai bagus yang kosong atau memiliki tegangan kurang dari 3.7 volt.
  3. Jika pada saat baterai dipasang relay berbunyi atau lampu LED HIJAU (CHARGED LED) menyala, maka kita mesti mengatur potensiometer atau trimpot VR B50K yang ada pada kaki Gate SCR 2P4M, sampai lampu LED MERAH menyala kembali atau relay pada posisi off.
  4. Biarkan beberapa waktu sehingga charger bekerja untuk mengisi baterai.
  5. Jika kejadian pada poin nomor 3 terulang, dimana lampu LED HIJAU menyala, maka sekarang kita mesti melepas baterai dan mengukur tegangannya. Jika tegangan pada baterai sudah mencapai 4.1 – 4.2 volt artinya charger sudah berfungsi dengan baik (auto cutt-off nya bekerja). Namun apabila belum, maka kita mesti memasang baterainya lagi untuk dicharge serta melakukan kalibrasi ulang pada VR B50K, sampai pada kondisi dimana lampu LED HIJAU (CHARGED) menyala dan tegangan di baterai sudah mencapai 4.1-4.2 volt.

Nah begitulah sobat untuk prinsip kerja charger auto cutt-off untuk baterai 18650 ini. Jadi kita wajib setting dulu pas awal saat akan menggunakannya. Nyetingnya sih cukup sekali, untuk selanjutnya dapat langsung dipakai tanpa harus melakukan kalibrasi lagi.

LM317
Pinout IC LM317
SCR 2P4M
Pinout SCR 2P4M

Demikianlah rangakaian charger otomatis untuk baterai li-ion 3.7 volt dan baterai tipe 18650. Selamat bereksperimen dan semoga bermanfaat.

Lihat Skema Elektronika Lainnya Disini: https://asevha.com/category/elektronika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *