CERITA HANTU

Bertemu Kuntilanak Saat Ronda Malam

Cerita horor nyata ini dialami temanku, dan pada tulisan ini subjek akan ditulis dengan kata “Aku”. Begini ceritanya….

Malam jumat itu aku kebagian ronda malam RT di kampungku. Malam itu sebenernya kita jadwal ronda 5 orang, namun karena 2 orang berhalangan hadir, kita akhirnya ronda bertiga.

Tepat tengah malam, karena lapar, kita berencana masak nasi liwet buat sekadar ganjal perut sebelum keliling kampung. Kita memang sering ngadain acara liwetan saat ronda malam. Namun malam ini terasa berbeda.

Singkat cerita kami pun bagi2 tugas. 1 orang nyiapin beras dan lauknya. 1 orang nyiapin tungku dan alat2 masaknya, sementara aku sendiri kebagian ngumpulin kayu bakar.

Tepat jam 12 malam, di kampungku ini sudah terasa sangat sepi. Ditambah lagi jarak antar rumah warga yg agak berjauhan, yg kadang diselingi kebun dan semak belukar, menambah suasana kelam pada malam itu.

Udara terasa sangat dingin menusuk waktu itu. Dengan berselimutkan sehelai sarung lusuh, aku pun pergi ke kebun belakang pos ronda buat ngumpulin kayu bakar.

Dengan penerangan sebuah senter kecil di tanganku, aku menyorotkannya ke sudut2 kebun berharap ada tumpukan kayu bakar disana. Namun sial, aku hanya dapet sedikit. Tak cukup rasanya. Aku pun berjalan ke arah selatan dan tak terasa akhirnya aku tiba di ujung kebun. Aku lupa disana ada beberapa kuburan tua yang berbatasan dengan sawah rawa.

Aku terus berjalan menyusuri jalan setapak sambil menyorotkan senter kecil di tanganku, berharap aku segera menemukan kayu bakar yg banyak. Satu demi satu dahan2 dan ranting2 pohon kering kukumpulkan. Dan setelah dirasa cukup, aku pun mengikatnya dengan pelepah daun pisang tua yg kebetulan ada banyak disana. Dan saat aku mau balik ke pos ronda, tiba-tiba aku mendengar suara seorang wanita tertawa…..

“Hihi hihi hihi hihihi…….”

Suaranya lirih terkekeh namun terdengar sangat jelas, seperti berasal dari atas kepalaku. Sejenak aku berhenti melangkah dan dengan perasaan ragu campur takut, aku perlahan menengok ke atas ke arah suara itu berasal. Disana ada ada sebuah pohon kelapa yg rimbun namun tidak terlalu tinggi.

Dan saat kusorotkan lampu senter ke pucuk pohon kelapa itu, mataku terbelalak, jantungku terasa copot, lututku gemetar seperti tak mampu menahan berat badanku.

Di atas pohon kelapa itu kulihat sosok wanita bergaun putih lusuh dengan rambut panjang tengah melotot ke arahku sambil tertawa menyeringai menyeramkan. Wajahnya tampak pucat dan di sekeliling matanya agak hitam, sementara bola matanya putih semua. Semua itu kulihat jelas dan sempat2nya aku abadikan dengan memotretnya melalui ponsel iPhone 5 ku.

Demi melihat sosok menyeramkan itu akhirnya aku tidak ingat apa2 lagi. Tubuh ini terasa dingin dan akhirnya semua gelap….

******

Dini hari itu sekitar jam 3 pagi, aku tersadar sudah berada di pos ronda bersama 2 orang temanku. Aku lalu diberi minum segelas air. Kata temanku, mereka tadi mencariku hingga 2 jam lamanya, sampai salah seorang temanku melihat sorotan lampu senter tergeletak di tanah dan menemukanku di ujung kebun.

Memang menurut orang-orang, kuburan tua di tepi sawah itu terkenal angker dan sering terjadi penampakan, entah itu kuntilanak, pocong, maupun makhluk astral lainnya yang menakutkan.

Dan sejak saat itu kami tidak pernah lagi nyari kayu bakar tengah malam. Kalaupun ada acara ngaliwet, kami biasanya bawa kayu bakar dari rumah, atau mengumpulkannya dari tempat lain yg jauh dari kuburan angker itu.

Dan ini sosok yang sempat kupotret tadi…

Kuntilanak Pohon Kelapa
Kuntilanak Pohon Kelapa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *