Skema Power Supply Adaptor 12 Volt Big Power by Ronica SC-255K

Bagi kamu yang ingin merakit rangkaian power supply atau adaptor tegangan tetap yang simpel dan tidak memerlukan banyak komponen, skema inilah solusinya. Rangkaian Power Supply Big Power buatan Ronica tipe SC-255K ini menghasilkan tegangan DC out yang cukup konstan dan stabil, yakni sebesar 12 volt dengan kuat arus maksimal 5 ampere. Hal ini karena rangkaian power supply ini memakai IC regulator tegangan tetap 7812 yang sudah teruji, sangat populer dan banyak digunakan. Sementara jika kita memakai trafo yang lebih dari 5 ampere, rangkaian sesederhana ini tidak direkomendasikan, karena arus dari IC 7812 masih cukup kecil, sehingga butuh tipe lain yang dapat menghasilkan arus besar, misalnya IC L200 atau penguat arus bertingkat dengan transistor daya.

Rangkaian ini biasanya dipakai untuk catu daya power amplifier, radio, tape recorder / pemutar kaset, pemancar radio dengan daya kecil, pompa DC, serta peralatan lain yang membutuhkan voltase 12 volt.

Skema Power Supply Adaptor 12 Volt Big Power by Ronica SC-255K
Skema Power Supply Big Power by Ronica SC-255K

Rangkaian regulator 12 volt ini sudah saya tes, dan hasilnya cukup bersih, yaitu tidak menghasilkan dengung akibat arus AC dari trafo yang kurang bersih. Untuk nilai C1 4700uF adalah nilai minimal untuk trafo 5 ampere, dan sebaiknya ditambah atau diganti dengan ukuran yang lebih besar misalnya 6800uF atau 10,000uF agar arus keluaran semakin bersih. Untuk trafonya sendiri, tidak harus yang CT, kita juga bisa menggunakan trafo biasa yang non CT. Namun untuk itu kita mesti menambahkan 2 buah dioda lagi sebagai penyearah gelombang penuh, atau dengan memakai bridge diode.

Pinout IC 7812
Pinout IC 7812
Pinout 2N3055
Pinout Transistor Final 2N3055

Arus yang dikeluarkan dari kaki 3 IC 7812 hanya sekitar 1 ampere. Untuk menghasilkan arus yang lebih besar hingga 5 ampere, maka perlu ditambahkan transistor daya Q1 sebagai penguat arus. Transistor daya NPN yang populer biasanya tipe 2N3005 atau TIP3005. Kita juga bisa menambahkan transistor tersebut lebih dari satu buah yang dipasang secara pararel agar menghasilkan arus yang lebih besar dan transistor tidak cepat panas. Jangan lupa untuk memasang pendingin atau heatsink pada transistor Q1 supaya transistor tidak terlalu panas dan tidak cepat rusak.

Lihat Skema Elektronika Lainnya Disini: https://asevha.com/category/elektronika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *