Skema Amplifier OCL 300 Watt dengan Transistor

Jika sobat ingin memiliki sebuah power amplifier yang keras, kuat, berkualitas, serta dapat diandalkan, inilah solusinya. Power amplifier OCL super power ini mampu menghasilkan daya antara 200 watt hingga 300 watt. Rangkaian power amplifier pada postingan kali ini adalah upgrade dari rangkaian amplifier OCL 150 watt dengan transistor jengkol yang sudah sangat populer digunakan.

Coba perhatikan skema power amplifier OCL 300 watt pada skema di bawah ini:

Skema Power Amplifier 300 Watt dengan Transistor
Power Amplifier OCL 300 Watt Super Power

Berdasarkan skema di atas, tidak ada rangkaian driver power amplifier yang diubah. Dengan kata lain, skema power amplifier OCL 300 watt ini sama persis dengan power amplifier OCL 150 watt. Hanya saja ada penambahan pada bagian transistor finalnya. Untuk PCB-nya pun kita masih tetap bisa menggunakan PCB power amplifier OCL 150 watt dengan melakukan sedikit modifikasi pada bagian transistor penguat akhir atau final.

Transistor final pada power amplifier OCL 300 watt ini menggunakan 2 jenis transistor jengkol yang sangat populer. Transistor final yang digunakan yakni MJ2955 (jenis PNP) dan 2N3055 (jenis NPN) yang jumlahnya masing-masing 2 buah transistor dan dipasang secara pararel. Jadi untuk rangkaian stereo, kita membutuhkan 4 buah transistor 2N3055 dan juga 4 buah transistor MJ2955.

Untuk catu dayanya, agar hasilnya maksimal kita harus menggunakan trafo daya minimal 10 Ampere dengan CT. Sedangkan tegangan yang digunakan dari trafo daya adalah 25 volt – CT – 25 volt. Untuk skema rangkaian catu dayanya, sobat bisa lihat juga pada gambar di atas.

Kelebihan dari power amplifier OCL 300 watt ini setelah saya coba dan rasakan antara lain:

  1. Dapat menghasilkan daya yang lebih besar dan keras, serta mampu menggerakkan speaker woofer berdaya 300 watt secara maksimal
  2. Transistor final tidak cepat panas atau lebih adem jika dibandingkan dengan power amplifier OCL 150 watt. Hal ini disebabkan transistor final tidak bekerja sendirian, melainkan bekerja berdua secara gotong royong 🙂
  3. Suara yang dihasilkan lebih berat / agem, tidak cempreng
  4. Jika salah satu transistor final ada yang mati, power amplifier masih bisa menyala walaupun suaranya jadi melemah atau cacat

Untuk transistor final sebaiknya dipasang pada sirip pendingin yang memadai. Untuk pemakaian yang sering, sebaiknya dipasangi juga fan / kipas angin supaya transistor tidak cepat panas dan lebih awet.

2N3055
Pinout Transistor Final 2N3055
MJ2955
Pinout Transistor Final MJ2955

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *