Pendaftaran Situs ke Google AdSense Ditolak Karena ‘Low Value Content’, Ini Dia Penyebabnya

Halo sobat pembaca, pada artikel kali ini saya akan membahas tentang nasib dari blog saya yang baru saja ditolak untuk menampilkan iklan oleh Google AdSense. Tepat 4 hari setelah saya mencoba mendaftarkan ulang blog saya tersebut, saya menerima email dari Google AdSense yang memberitahukan bahwa situs saya Belum Siap untuk Menampilkan Iklan AdSense. Pas saya buka email tersebut, saya disuruh melihat alasan detail penolakan tersebut di akun AdSense saya pada halaman Situs.

Email penolakan AdSense karena Low Value Content
Email penolakan AdSense karena Low Value Content

Dan pas saya buka halaman Situs pada akun AdSense saya, ada keterangan seperti ini:

penolakan AdSense karena Low Value Content
Penolakan Google AdSense karena Low Value Content

Situs Anda belum siap untuk menampilkan iklan
Kami menemukan beberapa pelanggaran kebijakan di situs Anda, yang berarti situs Anda belum siap untuk menampilkan iklan.

1. Low value content

Situs Anda belum memenuhi kriteria penggunaan di jaringan penayang Google. Untuk informasi selengkapnya, tinjau referensi berikut:

Persyaratan konten minimum
Pastikan situs Anda memiliki konten berkualitas tinggi yang unik dan pengalaman pengguna yang baik
Pedoman kualitas webmaster untuk konten yang berkualitas rendah
Pedoman kualitas webmaster

Lihat Kebijakan konten atau kunjungi Pusat Bantuan untuk informasi selengkapnya. Setelah memperbaiki pelanggaran, Anda dapat meminta peninjauan untuk situs Anda.

Perlu diketahui, bahwa blog saya ini umurnya sudah cukup tua. Saya mulai posting di blog saya itu sudah sejak tahun 2013 silam, setelah sebelumnya juga pernah ditolak 2 kali berturut-berturut oleh AdSense. Alasan pertama kali penolakan blog saya dulu adalah karena konten tidak original. Memang dulu banyak sekalai artikel copy-paste di blog saya, jadi tidak heran ditolak. Kemudian saya coba perbaiki postingan artikel di blog saya tadi dan saya coba ajukan lagi, dan yang kedua juga ditolak. Alasan penolakan kedua saat itu yakni masalah navigasi di blog yang kurang memadai. Lalu saya coba baca-baca artikel lain di web tentang navigasi blog agar mudah diterima AdSense. Akhirnya saya ganti template blog saya dengan template yang cukup lengkap, responsif dan mudah dalam pengaturan navigasinya. Saya juga menambahkan beberapa halaman lain sebagai pelengkap, antara lain: Halaman About Blog, Privacy Policy, Disclaimer dan Kontak Blog.

Tepat pada pada tanggal 7 Nopember 2020 kemarin saya coba ajukan lagi, dan artikelnya pun sudah saya publikasikan di situs ini pada tanggal 9 Nopember 2020. Dan selang 4 hari, tepatnya tanggal 10 Nopember 2020 (tadi pagi) saya mendapatkan email penolakan lagi dari Google AdSense.

Baca juga: Cara Menambah & Verifikasi Blogspot atau Website ke Google AdSense untuk Dimonetisasi (2020)

Saya sudah menduga sebelumnya bahwa blog saya tersebut pasti ditolak lagi oleh Google AdSense. Mengapa? Berdasarkan alasan penolakan tadi, yaitu “Low Value Content”, itu berarti konten atau postingan di blog saya berkualitas rendah atau kurang. Nah, yuk kita bahas lebih dalam lagi.

Low Value Content di sini sebenarnya bisa beberapa kemungkinan alasan, antara lain:

1. Artikel di blog saya memang berkualitas rendah

Artinya yang dibahas di blog saya itu tidak unik, biasa-biasa saja, dan kurangnya teks dalam artikel. Memang sih saya itu kadang males nulis artikel panjang-panjang. Saya lebih suka melampirkan banyak gambar di artikel saya tersebut. Jumlah kata dalam sebuah artikel pun dinilai Google, dan kebanyakan postingan artikel di blog saya itu kurang dari 300 kata. Nah mungkin itulah yang menjadi alasan mengapa ada keterangan Low Value Content. Jadi intinya, artikel saya ini kurang berbobot, kurang bisa memberikan informasi yang lengkap bagi pembaca.

2. Kurangnya jumlah artikel atau postingan konten

Nah, inilah yang menjadi penyebab utama ditolaknya blog saya tadi. Sebenarnya saya cuma iseng-iseng saja ajuin blog saya, kali aja jika saya beruntung bisa diterima. Namun ternyata dengan hanya mas kawin 9 buah artikel saja, belum cukup untuk meminang Google AdSense.

Jumlah artikel di blog saya yang hanya 9 buah
Jumlah artikel di blog saya yang hanya 9 buah

Dan setelah saya baca atikel-artikel tentang masalah “Low Value Content” ini di web lain, sebenarnya masalah ini bisa diatasi atau ditolelir jika artikel dalam blog kita banyak. Ada yang menyebutkan minimal 20 artikel, ada juga yang menyebutkan minimal harus 30 buah artikel.

Jadi kesimpulannya, sebelum kita mendaftarkan blog atau situs kita kepada GoogleAdSense, sebaiknya jumlah artikel dalam blog kita sudah memadai, dan memiliki nilai pengalaman yang signifikan untuk pengunjung.

Nah, setelah penolakan tersebut sebaiknya kita memperbaiki masalah “Low Value Content” tadi di blog kita dengan cara memposting lebih banyak artikel yang original dan lebih berkualitas lagi, baru kemudian kita coba ajukan ulang kembali ke Google AdSense.

Akhir kata, semoga postingan ini bermanfaat. Lebih kurangnya saya mohon maaf. Terima kasih telah berkunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *